Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Bencana AlamBeritaBerita DaerahInternasionalPolres Ketapang

Deteksi Titik Hotspot, Polsek Manis Mata Gerak Cepat Groundcheck dan Padamkan Karhutla di Sukaramai

21
×

Deteksi Titik Hotspot, Polsek Manis Mata Gerak Cepat Groundcheck dan Padamkan Karhutla di Sukaramai

Sebarkan artikel ini

KETAPANG, Polda Kalbar – Menindaklanjuti adanya deteksi titik hotspot yang terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning, Polsek Manis Mata Polres Ketapang bergerak cepat melakukan groundcheck kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Sukaramai, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (4/9/2026).

Deteksi Titik Hotspot, Polsek Manis Mata Gerak Cepat Groundcheck dan Padamkan Karhutla di Sukaramai

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kapolsek Manis Mata bersama 3 personel dengan menyambangi sejumlah titik koordinat yang terindikasi sebagai hotspot. Hasil pengecekan di lapangan menemukan adanya lahan bekas terbakar dengan luas kurang lebih 1,6 hektare, dengan kondisi vegetasi berupa semak belukar, ranting kering, ilalang, rumput alang-alang serta pohon pakis. Kondisi cuaca yang panas, cerah dan disertai angin cukup kencang turut meningkatkan potensi meluasnya kebakaran.

Example 300x600

Baca juga:Polsek Sandai Lakukan Groundcheck Hotspot Karhutla, Sejumlah Titik Berhasil Dipadamkan

Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman dan pendinginan terhadap area yang masih berpotensi menimbulkan api kembali. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan sejumlah peralatan pemadaman, di antaranya pompa punggung, pompa jinjing/tekanan tinggi, selang, nozzle, garu, cangkul, sekop pemadam dan kepyok. Pemadaman dilakukan dengan mengambil sumber air dari tepi sungai yang kondisinya mulai surut, kemudian selang ditarik menuju lokasi titik api.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., menyampaikan bahwa langkah cepat personel di lapangan merupakan bagian dari upaya pencegahan agar titik api tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. “Setiap informasi hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan. Kami tidak ingin titik api dibiarkan berkembang, terlebih dalam kondisi cuaca panas dan angin yang cukup kencang,” ujarnya.

Baca juga:Polsek Sandai Lakukan Groundcheck Hotspot Karhutla, Sejumlah Titik Berhasil Dipadamkan

Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, personel juga melaksanakan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai bahaya Karhutla dan pentingnya mencegah pembakaran lahan yang dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat. Polres Ketapang juga terus melakukan pemantauan dan verifikasi titik hotspot melalui aplikasi Lancang Kuning, Bumi LAPAN, Naza-Modis serta sumber data satelit lainnya guna memastikan perkembangan situasi di lapangan.

Kapolres Ketapang menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan rawan kebakaran. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran lahan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani dengan cepat. Sinergi dan kepedulian bersama menjadi kunci dalam mencegah Karhutla meluas,” tegasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *