LANDAK — Angin puting beliung menerjang Dusun Sunge Unyit Ulu, Desa Ansolok, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Sabtu (19/9/2026). Bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan tempat ibadah.

Pasca kejadian, Kapolsek Mempawah Hulu Iptu Freddy Surya Purnama, S.H., M.H., bersama unsur Forkopimcam Mempawah Hulu turun langsung meninjau lokasi terdampak. Mereka mendatangi rumah-rumah warga untuk melihat kondisi kerusakan sekaligus mengetahui kebutuhan masyarakat setelah bencana.
Dalam peninjauan tersebut, aparat juga melihat kondisi Gereja GKE Maranata Sibodoang yang turut terdampak. Polri bersama unsur terkait kemudian menyerahkan bantuan kepada warga untuk membantu meringankan beban masyarakat pascabencana.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mempawah Hulu Iptu Freddy Surya Purnama mengatakan, kehadiran Polri di lokasi bencana bertujuan untuk melihat langsung kondisi warga dan mengetahui kebutuhan mereka.
“Ketika masyarakat tertimpa musibah, di situlah kepedulian dan kemanusiaan harus hadir. Kami datang untuk melihat langsung, mendengar kebutuhan warga dan bersama-sama mencari solusi,” kata Freddy.
Baca juga:Surat BTN Salah Cantumkan Hari dan Tanggal, Supli Protes Undangan Koordinasi Mendadak
Menurut dia, bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak bencana. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan warga setelah rumah dan fasilitas mereka mengalami kerusakan.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Penanganan pascabencana selanjutnya melibatkan Polri, Forkopimcam, pemerintah desa, TNI, BPBD dan unsur terkait. Mereka berkoordinasi untuk menangani dampak bencana dan memastikan kebutuhan masyarakat mendapat perhatian.
Kehadiran aparat di lokasi juga menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan pascabencana, terutama bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung.


















