Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Daerah

Ketua Mangkok Merah Bergerak,Dugaan Penghinaan Dayak Masuk Meja Polda Kalbar

679
×

Ketua Mangkok Merah Bergerak,Dugaan Penghinaan Dayak Masuk Meja Polda Kalbar

Sebarkan artikel ini
Ketua Mangkok Merah Bergerak,Dugaan Penghinaan Dayak Masuk Meja Polda Kalbar

Pontianak, – corongkasusnews.com Sabtu (13/9/2025)
Kasus dugaan penghinaan terhadap masyarakat Dayak oleh akun TikTok bernama Reski Ka’bah terus bergulir. Ketua Umum Mangkok Merah, Iyen Bagago, bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) Dayak kembali mendatangi Polda Kalimantan Barat pada Jumat (12/9/2025). Kedatangan tersebut menindaklanjuti panggilan penyidik untuk memberikan keterangan resmi terkait laporan yang telah mereka ajukan.

Ketua Mangkok Merah Bergerak,Dugaan Penghinaan Dayak Masuk Meja Polda Kalbar

Baca juga:Sidak Gabungan Buka Tabir Tambang Ilegal Sekadau, Warga Soroti Dugaan Mafia PETI

Example 300x600

Baca juga:Kejati Kalbar Gelar Senam Pagi Bersama untuk Menjaga Kebugaran Pegawai.

Laporan pengaduan itu kini resmi tercatat dalam LP Nomor: STTLP/B/249/IX/2025/SPKT/Polda Kalimantan Barat.

Dalam keterangannya usai pemeriksaan, Iyen menegaskan bahwa kehadirannya ke Polda Kalbar mewakili suara dan aspirasi masyarakat Dayak yang merasa terhina oleh konten akun tersebut.

Kami mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap saudara Reski Ka’bah. Tindakannya sudah jelas merupakan perbuatan melawan hukum, melanggar konstitusi, dan menyinggung hak asasi manusia masyarakat Dayak di seluruh Pulau Borneo,” ujar Iyen.

Baca juga:Sidak Gabungan Buka Tabir Tambang Ilegal Sekadau, Warga Soroti Dugaan Mafia PETI

Baca juga:Sidak Gabungan Buka Tabir Tambang Ilegal Sekadau, Warga Soroti Dugaan Mafia PETI
Ia menambahkan, jika kasus serupa dibiarkan tanpa proses hukum yang tegas, maka potensi terulangnya kembali tindakan provokatif serupa sangat besar.

Jangan ada pembiaran oleh penegak hukum. Jika dibiarkan, ini bisa merusak ketenteraman dan kerukunan masyarakat yang selama ini telah terjalin baik,” tegasnya.

Baca juga:Polri Cegah 98 WNI Jadi Korban TPPO, Mayoritas Hendak Dikirim ke Negara Konflik dan Sarang Scam Online

Baca juga:tiga kali panggilan diabaikan inisial RS kasus korupsi tak berkutik saat dijemput paksa tim penyidik Kejati Kalbar

Kasus ini menjadi perhatian serius sejumlah elemen masyarakat Dayak di Kalimantan Barat. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah tegas agar tidak menimbulkan keresahan lebih luas.

Sumber: Ketua Umum Mangkok Merah Iyen Bagago

Example 120x600

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *