Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaInternasionalTNI

Kasus Solar Subsidi Lintang Batang Meledak, Pangdam XII/Tanjungpura Didesak Tindak Tegas Oknum TNI

577
×

Kasus Solar Subsidi Lintang Batang Meledak, Pangdam XII/Tanjungpura Didesak Tindak Tegas Oknum TNI

Sebarkan artikel ini

KUBU RAYA – Kasus Dugaan penimbunan BBM solar bersubsidi di kawasan Lintang Batang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, kian menjadi sorotan publik. Kasus ini tidak hanya mengungkap indikasi penyimpangan distribusi energi, tetapi juga menyeret dugaan keterlibatan oknum aparat yang mencederai kepercayaan masyarakat.

Kasus Solar Subsidi Lintang Batang Meledak, Pangdam XII/Tanjungpura Didesak Tindak Tegas Oknum TNI

Temuan aktivitas mencurigakan di gudang milik SN memicu dugaan praktik penimbunan solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil. Di tengah kondisi sulitnya warga mendapatkan BBM subsidi, praktik semacam ini dinilai sangat melukai rasa keadilan.

Example 300x600

Baca juga:Tiga Tersangka Sudah Ditetapkan, KPK Terus Bongkar Dugaan Korupsi Rp40 Miliar Proyek Jalan PUPR Mempawah

Informasi di lapangan bahkan mengarah pada dugaan keterlibatan dua komandan satuan dari lingkungan Kodam XII/Tanjungpura. Kecurigaan tersebut menguat setelah media online Corong Kasus News mempublikasikan laporan investigasi pada Rabu (3/6/2026).

Tak lama setelah pemberitaan terbit, seorang oknum anggota TNI berinisial SNY yang menjabat sebagai Komandan Denintel mendatangi rumah pimpinan umum media tersebut. Dalam pertemuan singkat itu, SNY diduga meminta agar pemberitaan terkait kasus penimbunan solar subsidi diturunkan.

Baca juga;Pemerintah Pastikan Pergantian Pimpinan BGN Tak Ganggu Pelaksanaan Program MBG

Situasi semakin menguatkan dugaan intervensi ketika SNY kemudian menghubungi kembali dan meminta pimpinan media mengambil sesuatu dari dalam mobilnya yang diduga berupa uang. Tawaran tersebut ditolak.

Tidak berhenti di situ, pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB, empat orang dari satuan Kavaleri kembali mendatangi lokasi yang sama. Mereka juga menyampaikan permintaan agar pemberitaan tidak dilanjutkan, bahkan disertai dugaan upaya pemberian sejumlah uang untuk menghentikan publikasi.

Rangkaian peristiwa ini memunculkan kekhawatiran serius terkait upaya pembungkaman kerja jurnalistik sekaligus mempertegas dugaan praktik ilegal dalam distribusi BBM subsidi di wilayah tersebut.

Baca juga:Keterlibatan kasus sabu tiga oknum polisi aktif, polres Ketapang di duga tak berani tampil kan Poto pelaku, ada apa,??

Publik pun mendesak Pangdam XII/Tanjungpura untuk segera turun tangan dan mengambil sikap tegas. Penindakan tanpa pandang bulu dinilai penting demi menjaga marwah institusi TNI dari ulah segelintir oknum.

“Jangan sampai karena setitik tinta, rusak susu sebelanga. Jika benar ada oknum yang terlibat, harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar salah satu sumber.

Ketegasan Pangdam dinilai menjadi ujian penting dalam menjaga integritas institusi. Langkah cepat, transparan, dan tanpa kompromi diharapkan mampu memulihkan kepercayaan publik serta memberikan efek jera.

Di tengah sulitnya masyarakat memperoleh BBM subsidi, segala bentuk penyimpangan, terlebih yang melibatkan aparat, tidak dapat ditoleransi. Penegakan hukum yang adil menjadi tuntutan utama agar keadilan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *