Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita Daerah

Pengamat Hukum Desak Pengusutan Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi oleh Oknum TNI di Kubu Raya

346
×

Pengamat Hukum Desak Pengusutan Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi oleh Oknum TNI di Kubu Raya

Sebarkan artikel ini

KUBU RAYA – Pengamat hukum desak pengusutan Dugaan penyimpangan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, memantik sorotan keras dari pengamat hukum dan kebijakan publik, Herman Hofi Munawar.

Pengamat Hukum Desak Pengusutan Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi oleh Oknum TNI di Kubu Raya

Ia menilai kasus tersebut sebagai skandal serius yang mencederai keadilan sosial sekaligus mengkhianati rakyat kecil. Herman menegaskan, praktik penimbunan solar subsidi tidak sekadar pelanggaran hukum, melainkan bentuk kejahatan yang merampas hak kelompok masyarakat paling rentan.

Example 300x600

Baca juga:Kasus Solar Subsidi Lintang Batang Meledak, Pangdam XII/Tanjungpura Didesak Tindak Tegas Oknum TNI

“Persoalan penyimpangan solar bersubsidi yang viral saat ini adalah skandal yang sangat memprihatinkan dan tidak bisa ditoleransi. Solar subsidi itu hak rakyat kecil—sopir truk, petani, dan nelayan yang sedang berjuang bertahan hidup,” tegas Herman.

Ia mengkritik keras dugaan penimbunan dalam jumlah besar pada gudang tertentu, apalagi jika melibatkan atau mendapat perlindungan oknum aparat. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan pengkhianatan terhadap amanat negara.

“Kok tega-teganya ada dugaan penimbunan pada sebuah gudang, dan lebih miris lagi jika benar melibatkan serta mendapat bekingan oknum aparat. Kalau itu terjadi, jelas telah mengkhianati rakyat kecil,” ujarnya.

Baca juga:Proyek APBN Rp.18,8 M jalan Gambir kota Singkawang jadi sorotan publik

Tidak hanya itu, Herman juga menyoroti informasi mengenai dugaan upaya pembungkaman terhadap jurnalis melalui permintaan penghapusan berita. Ia justru memberikan apresiasi tinggi kepada wartawan yang tetap teguh menjaga integritas.

“Publik, khususnya warga Kubu Raya, patut memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada jurnalis kita. Integritas mereka luar biasa karena berani menolak suap mentah-mentah. Sikap ini membuktikan pers sebagai benteng kontrol sosial di Kalimantan Barat masih punya taring dan harga diri,” katanya.

Lebih lanjut, Herman mengingatkan bahwa negara telah menetapkan solar subsidi sebagai jaring pengaman ekonomi bagi masyarakat kecil. Ia menyebut peran vital BBM subsidi dalam menjaga keberlangsungan sektor transportasi, pertanian, dan perikanan.

Baca juga:Transportasi Sungai Rasau Jaya Lumpuh Total, Aktivitas Warga Pesisir Terganggu akibat solar langka

“Solar subsidi memiliki mandat jelas sebagai penopang ekonomi rakyat kecil. Sopir logistik mengejar setoran harian, petani menggerakkan traktor demi ketahanan pangan, dan nelayan mempertaruhkan nyawa di laut untuk keluarga,” jelasnya.

Ia menilai pengalihan dan penguasaan solar subsidi demi keuntungan sepihak sebagai tindakan yang melumpuhkan ekonomi rakyat secara langsung.

Baca juga:Polres Sekadau Tahan Tersangka Kasus Dugaan Penyebaran Konten Pornografi

“Sangat ironis ketika masyarakat harus antre berjam-jam bahkan berhari-hari pada SPBU, sementara pihak lain justru menguasai ribuan liter BBM subsidi dalam gudang ilegal. Ini bukan sekadar pelanggaran, tetapi kejahatan kemanusiaan dan ekonomi yang tidak boleh ditoleransi,” pungkas Herman.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *